Berita

Prodi PTK UPI Perkuat Riset Kolaborasi Indonesia melalui Kerja Sama dengan UNESA dan UNDANA

Dokumentasi Penandatangan MoU Kerjasama dan Kolaborasi Riset Prodi PTK UPI dengan UNESA dan UNDANA

Kupang, 2 Desember 2025 — Program Studi S2 dan S3 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK), Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan kunjungan akademik sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Universitas Nusa Cendana (UNDANA). Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat Riset Kolaborasi Indonesia (RKI), khususnya pada pengembangan model Ocean Entrepreneurship dan pendidikan vokasional berbasis Blue Circular Economy untuk keberlanjutan.

Kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama para guru SMK di Kupang. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Prodi PTK UPI, Prof. Dr. Isma Widiaty, M.Pd., hadir langsung memberikan sambutan, materi, serta pemaparan terkait pengembangan Blue Curriculum. Beliau menyoroti pentingnya transformasi pendidikan vokasional agar mampu menjawab tantangan global dan kebutuhan industri maritim.

Dalam wawancara singkat seusai FGD, Prof. Isma menyampaikan, “Kolaborasi ini bukan hanya tentang riset, tetapi tentang membangun ekosistem pembelajaran vokasi yang relevan, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat serta dunia usaha.”

Dokumentasi Penandatangan MoU Kerjasama dan Kolaborasi Riset Prodi PTK UPI dengan UNESA dan UNDANA

Pada sesi utama kegiatan, dilakukan penandatanganan MoU antara Prodi PTK UPI, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Nusa Cendana sebagai komitmen bersama dalam mendorong riset dan inovasi pendidikan vokasional. Kesepakatan ini memperkuat peluang sinergi penelitian, pengembangan kurikulum, serta implementasi program kolaboratif berbasis potensi maritim Indonesia.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, UPI berharap dapat terus menghadirkan kontribusi nyata dalam penguatan riset nasional serta mendorong lahirnya inovasi pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan masa kini dan masa depan.

Leave a Reply